Menuju Senja

Sebagaimana perjalanan menuju senja, hidup ialah tentang pertemuan dan perpisahan. Namun tenang saja, setelahnya selalu ada Fajar dengan harapan baru.

Sunday, 9 October 2022

Pecahan Aku





: Kepadamu, yang kudekap dalam puisi



Setiap pagi adalah sepotong nyanyian

yang hidup di balik

jaket merahmu.

Aku adalah nada penghabisan

yang memberimu mentera

tak seorang pun melihatnya.


Sebab, hanya ada dua pilihan

Satu: Kau mencintaiku, atau

Dua: Aku yang lebih mencintaimu?

Meski luka dan kehilangan

siap membidik

kapan saja.


Dari badai yang pecah menampar wajah

bisikan rumput liar terdengar samar

kutanam percayaku, pada manis

wajah menawanmu.

Pada sejuta sihir di dalam puisimu

yang membuatku berhenti mencari.


Kita pernah gelisah, juga cemas

sebab rasa menghampiri - membisu nurani

agar kamu selalu ada

atau aku selalu ada

untuk sekedar

jadi yang paling awal,

pada pagi milik kita.


seperti rindu kita

yang akan menjadi sendu paling kuat

dan setelah itu, boleh jadi

kita sekekal abad.


-(2016).



Picture source by Pinterest.com

No comments: