Kuajak kau
terbang ke atas awan, agar kau tegar dan tak terkalahkan..
Kepadamu
yang entah kali keberapa menangis di sudut ruangan, sendiri, jangan khawatir.
Jangan khawatir tentang hidup yang seringkali tidak berpihak padamu. Akan ada
suatu titik dimana kita tidak tahu harus berbuat apa, tidak tahu harus berkata
apa, mengadu kemana. Segala masalah seolah menghajar kita bertubi-tubi. Semua
seakan memusuhi kita. Tentang mereka yang ada saat kita berada di atas dan
hilang entah kemana saat kita berada di titik terendah dalam hidup kita. Pada
akhirnya kita mungkin akan sakit, menangis dan berteriak. Atau bahkan akan
memecahkan barang-barang di sekitar kita.
Kepadamu
yang berharap lebih pada sesuatu tetapi tidak sesuai harapanmu, jangan
khawatir. Hidup terlalu singkat untuk memaki segala hal yang kau inginkan tidak
terwujud.
Kepadamu
yang merasa kalah, jangan khawatir. Kemenangan dan kekalahan adalah sesuatu
yang abstrak. Kekalahan, bagaimana pun bentuknya adalah bibit dari sebuah
kemenangan yang nyata. Kita hanya perlu memeliharanya dengan baik,
memastikannya tumbuh dengan sempurna, hingga pada akhirnya kita petik buahnya
yang ranum lagi manis.
Kepadamu
yang lelah, jangan khawatir. Perjalanan akan menuntunmu pada suatu tempat
bernama ‘kedamaian’. Disana kau bisa temukan apa saja yang kau cari. Kau hanya
perlu berjalan. Pastikan kakimu kuat menopang seluruh beban dan kesakitan
selama perjalanan.
Kepadamu
yang kecewa, jangan khawatir. Tentang berapa banyak jejak kaki di punggungmu,
dari mereka yang meminjam punggungmu untuk melangkah naik lantas melupakanmu
begitu saja. Tidak apa-apa, tetaplah menjadi dirimu sendiri.
Kepadamu
yang merasa kecewa, kalah, dan merasa tidak seberuntung orang lain. Tetaplah
berjalan. Ingatlah, selalu ada campur tangan Tuhan dalam setiap gerak-gerikmu;
dalam setiap tangis, kalah, lelah, kecewa, gagal dan berhasilmu. Tuhan
menitipkan kekuatan kepadamu, agar kau bisa bertahan di dalam situasi apapun. Nikmati
setiap prosesnya. Kau boleh merasa lelah, kecewa, menangis dan teriak sekencang
yang kau inginkan. Namun jangan lupa untuk kembali berdiri di atas kedua
kakimu. Nikmati sinar mentari yang menyapu lembut wajahmu. Jangan khawatir,
setelahnya kau akan bermetamorfosis menjadi pribadi yang jauh lebih kuat dari
sebelumnya.
Mari
kesini, akan kuajak kau terbang ke atas awan, agar kau tegar dan tak terkalahkan.
Jadilah juara yang sesungguhnya. Jadilah juara bagi dirimu sendiri dan orang
lain. Jadilah sebab bagi kebahagian sebanyak-banyaknya orang. Sebab, orang yang
paling berbahagia di atas muka bumi ini ialah mereka yang mendedikasikan
seluruh kehidupannya untuk kebahagiaan orang lain. Maka percayalah, ketika kau
membahagiakan orang lain, Tuhan memberikan kebahagiaan kepadamu berkali-kali
lipat.
Selamat merayakan kehidupan!
*Aku
mendengar getar suaramu, lirih doa-doamu, dalam nada-nada yang kaurahasiakan
dari hiruk-pikuk pesta dunia. Tetaplah menjadi pribadi yang dekat kepada Tuhan.
Ingatlah, Tuhan tidak memberikan apa yang kau inginkan. Dia memberikan apa yang
kau butuhkan. Segalanya pasti yang terbaik, maka jadilah yang terbaik!
No comments:
Post a Comment